
Gorontalo, 22 Agustus 2019 – Program Studi Magister Manajemen Pendidikan Islam (MPI) Pascasarjana IAIN Sultan Amai Gorontalo menyelenggarakan Focus Group Discussion (FGD) Penyusunan Visi dan Misi Program Studi pada Kamis, 22 Agustus 2019. Kegiatan ini merupakan salah satu tahapan strategis dalam proses pengembangan program studi guna menghasilkan rumusan visi dan misi yang relevan dengan perkembangan ilmu pengetahuan, kebutuhan masyarakat, dunia kerja, serta arah kebijakan pendidikan tinggi di tingkat nasional maupun global.
Penyusunan visi dan misi menjadi fondasi utama dalam menentukan arah pengembangan program studi. Oleh karena itu, proses perumusannya dilakukan secara partisipatif dengan melibatkan berbagai unsur pemangku kepentingan, baik dari internal maupun eksternal institusi. Melalui forum diskusi ini diharapkan lahir rumusan visi dan misi yang mampu menjadi pedoman dalam penyelenggaraan tridharma perguruan tinggi sekaligus menjadi acuan dalam penyusunan kebijakan akademik, pengembangan kurikulum, peningkatan kualitas sumber daya manusia, serta penguatan tata kelola Program Studi Magister Manajemen Pendidikan Islam.
FGD berlangsung dalam suasana dialogis dan konstruktif dengan menghadirkan pimpinan Pascasarjana, pengelola program studi, dosen, tenaga kependidikan, mahasiswa, alumni, pengguna lulusan, praktisi pendidikan, tokoh masyarakat, serta mitra kerja sama. Kehadiran berbagai unsur tersebut menunjukkan komitmen Program Studi Magister Manajemen Pendidikan Islam dalam menerapkan prinsip partisipatif dan kolaboratif pada setiap proses pengambilan keputusan strategis, sehingga kebijakan yang dihasilkan benar-benar mencerminkan kebutuhan seluruh pemangku kepentingan.
Dalam sesi pembahasan, peserta melakukan evaluasi terhadap visi dan misi yang telah digunakan sebelumnya dengan mempertimbangkan berbagai perubahan yang terjadi pada lingkungan strategis pendidikan tinggi. Diskusi mencakup berbagai aspek penting, seperti tantangan transformasi digital dalam pengelolaan pendidikan, implementasi kebijakan Merdeka Belajar, penguatan tata kelola kelembagaan, peningkatan mutu lulusan, pengembangan budaya riset, pengabdian kepada masyarakat, serta penguatan jejaring kerja sama di tingkat nasional maupun internasional. Seluruh peserta diberikan kesempatan menyampaikan pandangan, masukan, serta rekomendasi berdasarkan pengalaman dan bidang keahlian masing-masing.
Selain membahas arah pengembangan program studi, forum ini juga mengidentifikasi berbagai peluang dan tantangan yang akan dihadapi dalam beberapa tahun mendatang. Peserta menekankan pentingnya menghasilkan lulusan yang tidak hanya memiliki kompetensi akademik yang kuat, tetapi juga memiliki kemampuan kepemimpinan, integritas, profesionalisme, kemampuan berpikir kritis, keterampilan manajerial, serta kemampuan beradaptasi dengan perkembangan teknologi informasi dan dinamika dunia pendidikan. Nilai-nilai keislaman, moderasi beragama, etika akademik, serta semangat inovasi juga menjadi bagian yang tidak terpisahkan dalam rumusan visi dan misi yang akan dikembangkan.
Melalui proses diskusi yang komprehensif, berbagai masukan kemudian dihimpun sebagai bahan penyempurnaan rumusan visi dan misi baru Program Studi Magister Manajemen Pendidikan Islam. Rumusan tersebut diharapkan mampu menggambarkan cita-cita program studi dalam menjadi pusat pengembangan ilmu manajemen pendidikan Islam yang unggul, adaptif, inovatif, dan berdaya saing, sekaligus mampu memberikan kontribusi nyata terhadap pembangunan pendidikan, khususnya dalam pengembangan lembaga pendidikan Islam di Indonesia.
Kegiatan FGD ini juga menjadi momentum untuk memperkuat sinergi antara perguruan tinggi dengan para pemangku kepentingan. Program studi menyadari bahwa keberhasilan penyelenggaraan pendidikan tinggi tidak hanya ditentukan oleh kualitas proses pembelajaran di dalam kampus, tetapi juga oleh keterlibatan aktif alumni, pengguna lulusan, pemerintah, dunia usaha, dunia industri, organisasi profesi, serta masyarakat dalam memberikan masukan terhadap arah pengembangan institusi. Oleh sebab itu, forum ini menjadi wadah yang efektif untuk menyelaraskan kebutuhan pengguna lulusan dengan kebijakan akademik yang akan diterapkan oleh program studi.
Hasil dari Focus Group Discussion ini selanjutnya akan menjadi dasar dalam penyusunan dokumen visi dan misi baru yang akan disahkan melalui mekanisme kelembagaan sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Rumusan tersebut kemudian akan diturunkan ke dalam tujuan, sasaran strategis, indikator kinerja, kurikulum, rencana operasional, serta berbagai program pengembangan yang mendukung peningkatan mutu pendidikan secara berkelanjutan.
Dengan terselenggaranya kegiatan ini, Program Studi Magister Manajemen Pendidikan Islam Pascasarjana IAIN Sultan Amai Gorontalo menegaskan komitmennya untuk terus melakukan perbaikan berkelanjutan (continuous improvement) melalui tata kelola yang partisipatif, transparan, akuntabel, dan berorientasi pada mutu. Visi dan misi yang disusun melalui proses yang melibatkan berbagai pemangku kepentingan diharapkan mampu menjadi arah strategis dalam mewujudkan program studi yang unggul, menghasilkan lulusan berkualitas, serta memberikan kontribusi nyata bagi pengembangan manajemen pendidikan Islam di tingkat regional, nasional, dan internasional.
