Gorontalo — Program Studi Manajemen Pendidikan Islam (MPI), Fakultas Pascasarjana, IAIN Sultan Amai Gorontalo menggelar kuliah pakar bertema “Tantangan dan Peluang Pendidikan Abad ke-21” sebagai upaya memperkuat wawasan akademik mahasiswa dalam merespons dinamika dan transformasi dunia pendidikan yang terus berkembang.
Kegiatan ini diikuti oleh mahasiswa Pascasarjana MPI, dosen, serta sivitas akademika Fakultas Pascasarjana IAIN Sultan Amai Gorontalo. Kuliah pakar menjadi ruang akademik strategis untuk membahas berbagai isu mutakhir pendidikan, mulai dari perubahan paradigma pembelajaran, tantangan kepemimpinan pendidikan, hingga tuntutan kompetensi sumber daya manusia di era digital.
Ketua Program Studi Pascasarjana Manajemen Pendidikan Islam menyampaikan bahwa kuliah pakar merupakan bagian dari program penguatan atmosfer akademik di lingkungan Pascasarjana, sekaligus wadah untuk mempertemukan mahasiswa dengan gagasan dan pemikiran pakar di bidang pendidikan.
“Melalui kegiatan ini, mahasiswa diharapkan mampu memahami secara lebih komprehensif tantangan pendidikan abad ke-21, serta mampu merumuskan strategi pengelolaan lembaga pendidikan Islam yang adaptif, inovatif, dan berorientasi pada peningkatan mutu,” ujarnya.
Dalam pemaparan materi, narasumber menekankan bahwa lembaga pendidikan saat ini dihadapkan pada perubahan yang sangat cepat, terutama akibat perkembangan teknologi informasi, perubahan karakter peserta didik, serta tuntutan kompetensi global. Oleh karena itu, penguatan literasi digital, kepemimpinan transformasional, budaya mutu, dan tata kelola lembaga pendidikan yang akuntabel menjadi kunci dalam menjawab tantangan tersebut.
Selain itu, peluang pengembangan pendidikan Islam di era abad ke-21 juga dinilai semakin terbuka, khususnya melalui pemanfaatan teknologi pembelajaran, kolaborasi lintas lembaga, serta penguatan peran manajerial kepala sekolah dan pimpinan lembaga pendidikan.
Kegiatan kuliah pakar berlangsung secara interaktif. Mahasiswa aktif mengikuti sesi diskusi dan tanya jawab untuk memperdalam pemahaman mengenai implementasi manajemen pendidikan di lapangan, pengelolaan perubahan organisasi pendidikan, serta strategi peningkatan daya saing lembaga pendidikan Islam.
Direktur Pascasarjana IAIN Sultan Amai Gorontalo mengapresiasi terselenggaranya kuliah pakar yang diinisiasi oleh Jurusan Pascasarjana MPI. Menurutnya, kegiatan ini menjadi bagian penting dalam membentuk lulusan Pascasarjana yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki perspektif kepemimpinan dan manajerial yang kuat.
Melalui kuliah pakar bertema “Tantangan dan Peluang Pendidikan Abad ke-21” ini, Program Studi Pascasarjana Manajemen Pendidikan Islam Fakultas Pascasarjana IAIN Sultan Amai Gorontalo menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan kegiatan akademik berkualitas dalam rangka menyiapkan calon pemimpin pendidikan yang profesional, berdaya saing, dan berkarakter Islami.
